Ahli asal - asalan di sekitar kita
Ahli asal – asalan di sekitar kita Pada sebuah momen wawancara yang saya lakukan dengan salah seorang budayawan (tak perlu disebutkan namanya) tentang sejarah kebudayaan Sumbawa, tepatnya saat pembukaan festifal moyo 2014, saya benar – benar mendapat sebuah inspirasi, meskipun inspirasi itu datang belakangan. Wawancara itu sendiri, yang niatnya akan dijadikan konten majalah kampus, gagal terbit. Inspirasi itu akan saya tuang di tulisan ini. Saya merasa ada kecenderungan tindakan asal – asalan dari para ahli kita, sebut saja budayawan, yang mestinya paham soal budaya, tapi malah terkesan asal – asalan tanpa totalitas, totalitas dalam mendalami bidangnya tentunya. Jika seorang ahli tidak benar – benar paham secara mendalam dalam bidangnya, bagaimana dengan masyarakat awam? ...