Postingan

Silahkan Salto

Dorongan: Rombong Kopi Tidak Biasa Kita

Gambar
ANDA mungkin tahu Dorongan Coffee sebagai rombong kopi, usaha dagang UMKM, atau tempat nongkrong biasa. Tapi bagi kami, mereka itu sama sekali tidak biasa—meski tidak pula luar biasa. Dorongan adalah satu dari sedikit kolektif/kelompok/komunitas yang mengadakan pemutaran film-film dokumenter WatchDoc yang belakangan populer dan sedikit bikin geger. Ini sungguh bersungguh! Sangat sedikit kolektif yang mau berpayah-payah nglakoni pemutaran, nobar dan diskusi di Sumbawa. Amat sangat sedikit! Di antara yang amat sedikit itu, mereka tertera. Tidak dengan gagah, tapi dengan sederhana. Ketimbang orasi, lebih seperti puisi. Tapi mereka ndak bisa juga kita katakan elegan. Mereka lebih mirip vandal ketimbang mural. Tapi toh puisi tak melulu harus elegan. Begitu banyak puisi rasa vandal. Lagipula tak ada yang mengharap dorongan jadi elegan. Dan mereka sendiri hanya menjalani serangkaian tingkah dengan apa adanya—dengan niat di awal mengabaikan konsep kepemilikan. Sudah 3 tahun sejak m...

Letter to John Lennon

Dear Sir John Winston Ono Lennon at Strawberry Fields Forever _____________________________ Kuawali surat ini dengan sebuah permohonan; perkenankan daku memanggil kau dengan sapaan "grandpa". Entah kau perkenankan atau tidak, dalam surat ini aku akan menyapamu dengan itu. Grandpa John,. Terima kasih kau telah mengkonsepkan tempat seindah "Strawberry Fields" sebagai tempat di mana kita bisa menjalani hidup dengan indah dan mudah. terima kasih banyak. Terima kasih telah menunjukkan tempat seindah itu! Kau tahu,. satu masa kucintai sosok yang terkirim ke dalam tidurku. Dinda manis, yang seperti Grandma Yoko. Kucintai dan kuajak dia meninggalkan istana seperti kau meninggalkan 'Istana Beatles'  untuk berjalan bersama Grandma Yoko. Tapi sosok itu tegak, keras, bahkan pada dirinya sendiri. Membentengi dirinya dengan dinding besar, dan terus menumpuk bata lain di dinding yang ia bangun setiap kali aku hendak memanjat dan melompati dinding itu. Cukup...

Senang Berkenalan Denganmu | Nice To Meet You

“                                                      Sabar.                                                   ” Kau hanya belum bertemu orang – orang yang pantas kau berikan kalimat ‘ Senang Berkenalan Denganmu ’, itu saja. Bersabarlah sedikit lagi. Aku terperanjat, seperti adegan orang yang baru saja mengalami mimpi buruk dalam sinetron – sinetron ajaib yang disiarkan televisi. Sebuah mimpi memang baru saja kualami, membuat kutang dan bantalku, juga sebentuk pada seprai...

Merasakan Kolaborasi Rasa | Sambava Art Space 1st Anniversary Review

Gambar
Merasakan Kolaborasi Rasa | Baper Abis ! 3agustus16 plackeinstein S urprised! adalah kata yang harus saya ucapkan ketika merasakan suguhan kesenian teman – teman dari Sambava Art Space pada malam perayaan 1 st anniversary mereka. Sejauh perjalanan saya merasakan suguhan kesenian (yang sama sekali tidak panjang) baru kali ini saya merasa harus mengeluarkan kata itu dari perbendaharaan kata. Bukan apa – apa, sebagai orang yang boleh dibilang cukup sering (untuk memperindah kadang - kadang ) nongkrong bareng pentolan – pentolan Sambava Art Space , saya pun sering ber diskusi kebudayaan (menjiplak perkataan Iqbal Sanggo) dengan mereka , dan lebih sering lagi mencuri dengar apa – apa yang mereka bicarakan, termasuk perihal perayaan anniversary kemarin. Meski sudah mendengar konsep dan bayangan pertunjukannya, toh saya tetap merasa surprised! Saya tak punya kapasitas dan tentu saja tak pantas untuk menilai, tapi sebagai penikmat saya fikir saya boleh merasa. Untuk itu, saya per...

Berbuka (tanpa lah) dengan Joni Lemot | Ngobrol tentang Puasa di Penghujung Ramadhan

"Berbukalah dengan yang manis" Maghrib tadi saya berbuka dengan Joni Lemot, sohib saya yang tampangnya manis, persis pemain bola Prancis, Antoine Griezmann. Tapi kalau anda berbuka dengan yang manis macam  Liv Tyler,. hati - hati,. apalagi berdua. Tau Joni Lemot? Itu loh,. yang dulu punya kedai kopi Goal Loam Fields Forever, yang sejak sibuk jadi TIMSES salah satu pasangan di pilkada lalu gak keurus. "Kematian seseorang, jadi jalan kelahiran orang baru. Begitu juga dengan Goal Loam Fields, Plack!! kan pasca Goal Loam Fields,  kedai - kedai pada menjamur di sini. Ane mah bukan orang serakah,. bagi ane udah cukup lah apa yang dikasih Tuhan, kan ane sebagai timses kemarin sukses, jadi ya kebagian 'jatah' tugas, Plack." komentar bang Joni saat saya tanya soal Goal Loam Fields. Obrolan kami jelang buka puasa panjang bin lebar,. meski gak bisa bahas rokok dan belahan dada, karena puasa. Yang menarik, pas bang Joni Lemot mengeluh soal malam Lailatul Qadar...